GPP Kaji Ulang Pelaksanan LP3 2020

GPP Kaji Ulang Pelaksanan LP3 2020

gppaceh.com - Satuan Komunitas Gerakan Pramuka Pesantren GPP-Aceh mengkaji ulang pelaksanaan Lomba Perkemahan Penggalang Penegak LP3 untuk tahun tahun 2020.

Sejatinya LP3 yang menjadi andalan Program GPP dilaksanakan dua kali dalam setahun, LP3 Putri dilaksanakan pada semester ganjil dan LP3 Putra pada semester genap berdasarkan Tahun Ajaran Akedemi Sekolah.

Hal ini sudah terlaksana beberapa tahun sehingga mempengaruhi tatanan program pendidikan sekolah dan pesantren yang aktif mengikuti agenda LP3.

Sukses menyelenggarakan LP3 putri tahun 2019 pada september lalu dengan jumlah peserta mencapai 1.400 warga perkemahan, untuk standar event kompetisi ini merupakan angka besar, dalam rapat evaluasi kepanitiaan, pengurus GPP Aceh menyatakan untuk mengkaji ulang kembali Pelaksanaan LP3 pada tahun 2020.

Pinsakoda, Ketua Umum GPP Aceh, Andika Novriadi,M.Ag, Saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan LP3 2020 menyatakan bahwa Pelaksanaan LP3 kedepan harus ada acuan khusus pada pelaksanan kegiatan terutama terkait tuan rumah pelaksana dan bulir kegiatan juga perlu dikaji ulang.

"kita menyadari LP3 semakin melejit setiap tahunnya, diikuti banyak gugus depan di berbagai daerah dan provinsi luar aceh, hal ini yang membuat kami berfikir untuk mengkaji ulang kembali sehingga setiap pelaksanaan LP3 berjalan dengan baik dan kondusif, ada banyak pihak yang terlibat dalam setiap pelaksanaan LP3, baik dari kwartir, tuan rumah pelaksana, pemerintah setempat dan organisasi GPP sendiri, kekurangan dalam persiapan tentu menuai penilaian kurang baik, kita harus menjaga pandangan publik" jelas Kak Andika.

Hal ini juga diperkuat oleh Kak Amsal Bunaiya S.Pd.I, Ketua Pembinaan Kepanitiaan LP3 terkait kendala dilapangan saat pelaksanaan kegiatan.

Kak amsal menjelaskan bahwa, GPP harus memiliki standarisasi untuk tuan rumah pelaksana kegiatan untuk meminimalisir segala kendala.

"Semua Kita tau, GPP tidak memiliki anggaran tetap, setiap pelaksanaan kegiatan sumber anggaran hanya bersandar pada iuran peserta, segala sarana perkemahan selama ini kita bekerja sama dengan tuan rumah dimana LP3 dilaksanakan, namun terkadang terjadi kesenjangan terkait fasilitas sarana perkemahan yang tidak maksimal dan itu menjadikan proses kegiatan terkendala, kedepannya kita butuh standarisasi tuan rumah, Pungkas Kak Amsal.

Dalam rapat resmi pengurus GPP Aceh, pada awal pertengahan desember 2019, menghasilkan sebuah acuan pelaksanaan LP3 terkait tuan rumah, sebuah keputusan disepakati forum tentang kwajiban tuan rumah dalam memenuhi syarat sebagai pelaksana kegiatan.

Setiap tuan rumah pelaksana memiliki hak dan kwajiban dan kewajiban tersebut harus dipenuhi dengan maksimal selain itu tuan rumah juga dituntut untuk bekerja sama dengan kwartir dan pemerintah setempat.

Saat dikonfirmasi ulang terkait kewajiban tuan rumah pelaksana, Kak Andika menjelaskan bahwa hal itu menjadi syarat mutlak untuk pelaksanaan LP3.

"Kita akan mengirim Berkas Acuan kegiatan, ada beberapa point didalamnya seperti kesiapan sarana, hubungan kerjasama dengan kwartir dan pemerintah yang dilibatkan, Berkas Acuan ini sudah diterima beberapa gugus depan yang mengajukan untuk menjadi tuan rumah pelaksana sejak akhir desember 2019 lalu, namun sampai saat ini belum ada yang menyatakan kesanggupan"

Kak Andika menambahkan "kita tidak berani mengambil resiko, sebagai Organisasi yang terlahir dengan dasar swadaya dan mandiri, panitia yang bekerja dengan keikhlasan tanpa diberikan imbalan materi, sangat tidak sehat jika kekurangan atau kendala sarana dibebankan kepada panitia, meskipun beberapa tahun kebelakang kita di GPP siap sedia dengan hal tersebut, selain itu kita juga menampung segala kritik dan protes pembina terkait sarana kegiatan"

"Kedepan harus ada perubahan, Kami memahami keseriusan para pimpinan pesantren, Mabigus kepala Sekolah dan kecintaan peserta anak-anak didik terhadap kegiatan LP3, namun sebagai penyelenggara kegiatan Tingkat Daerah kita juga harus memikirkan kesiapan sarana, fasilitas atribut perkemahan lainnya, jika memang tidak ada tuan rumah yang menyanggupi persyaratan maka LP3 kita undur (non aktif) sampai ada konfirmasi resmi dari gugus depan yang menyanggupi syarat.

Kita tidak mungkin lagi menyelenggarakan LP3 dengan memaksa keadaan, kita lebih baik off sementara untuk kesiapan maksimal kedepan, mohon dimengerti " tegas kak Andika

gppnews

Post a Comment

أحدث أقدم